GURU LES PRIVAT SALEMBA, GURU KE RUMAH, GURU PRIVAT, SUPER INTENSIF, LES PRIVAT SD SMP SMA UAN SBMPTN SIMAK UI UNTUK DAERAH JAKARTA TANGERANG BEKASI DEPOK BOGOR
Les privat, Les Privat ke rumah, Guru Les Privat, Guru ke Rumah, Guru Privat ke Rumah, Guru Les ke Rumah, SuperCamp, Program SuperCamp Ui, Guru Les Privat ke Rumah, Super Intensif UAN/UN/UASBN, Super Intensif SBMPTN/SNMPTN/SIMAK UI.

Tampilkan postingan dengan label SNMPTN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SNMPTN. Tampilkan semua postingan

UI Bakal Ikuti Aturan Kuota SNMPTN 2013

SUPERIOR QUANTUM - Universitas Indonesia (UI) akan mengikuti aturan kuota baru dalam penerimaan mahasiswa baru mendatang dengan menyediakan kuota sekitar 50-60 persen bagi mahasiswa baru yang akan masuk melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 mendatang.

Pejabat Sementara Rektor UI, Djoko Santoso, mengatakan bahwa UI akan mengikuti syarat yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana SNMPTN 2013. Kuota yang disediakan tidak akan banyak jauh berbeda dengan kuota secara nasional yang ditetapkan oleh panitia pelaksana SNMPTN 2013.

"Kuotanya tidak berbeda jauh dari yang telah ditetapkan. SNMPTN 2013 ini kan mengharuskan menyediakan 60 persen kuota. Ya kami tidak akan jauh dari itu," kata Djoko kepada Kompas.com, Kamis (13/12/2012).

UI juga tetap akan menjalankan sistem baru yang dilakukan untuk SNMPTN 2013 ini yaitu menjaring mahasiswa barunya melalui nilai rapor, hasil Ujian Nasional (UN) dan prestasi akademik maupun non-akademik siswa selama di tingkat SMA/SMK/MA. Untuk prestasi non-akademik seperti seni atau olahraga, siswa yang bersangkutan wajib melampirkan sertifikat atau piagam sebagai bukti prestasi.

Ia mengakui bahwa proses SNMPTN pada penerimaan mahasiswa baru 2013/2014 mendatang sama dengan proses SNMPTN 2012 untuk jalur undangan. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah karena UI juga akan ikut serta menyelenggarakan ujian tertulis bersama dengan 61 PTN lain melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"Ini memang seperti jalur undangan. Hanya kuotanya saja diperbanyak. Tapi UI tetap akan mengadakan ujian tertulis juga setelah SNMPTN diumumkan," tandasnya.(kompas.com)

Lulusan 2011-2012 Masih Bisa Ikut Tes Masuk PTN

 http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/13/1109159620X310.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 tak lagi menjadi nama untuk ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri secara tertulis. Namun, pemerintah tetap akan menyelenggarakan ujian tulis melalui tahapan lain yang diberi nama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

SNMPTN hanya akan mengakomodasi kesempatan untuk lulusan tahun 2013. Ujian tertulis SBMPTN menjadi satu-satunya kesempatan kepada para lulusan SMA/SMK/MA pada tahun 2011 dan 2012 yang ingin masuk PTN.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, ujian tulis tetap akan diselenggarakan dengan kuota minimal 30 persen dari keseluruhan. Pelaksanaan ujian tulis ini juga menyesuaikan dengan jadwal SNMPTN yang pendaftarannya baru dibuka pada Februari mendatang.

"Ujian tulisnya nanti sendiri dan kuotanya hanya sekitar 30 persen. Ini fungsinya juga untuk anak-anak yang lulus tahun lalu, tetapi belum berhasil masuk PTN, bisa coba lagi di ujian tulis," kata Nuh di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Rabu (12/12/2012).

Namun, untuk ujian tulis ini, calon peserta tetap akan dikenai biaya pendaftaran yang besarannya mencapai ratusan ribu bergantung pada jurusan yang dipilih saat ujian. Pelaksanaannya sendiri diperkirakan antara bulan Juni atau Juli 2013 serentak di seluruh Indonesia.

"Rencananya itu Juni atau Juli. Yang pasti setelah pengumuman SNMPTN keluar, akan dilanjutkan dengan ujian tulis ini," ujar Nuh.

Selain dua metode seleksi ini, masing-masing PTN juga diberi hak untuk menyelenggarakan ujian mandiri dengan daya tampung hanya 10 persen dari keseluruhan. Namun, umumnya tidak semua PTN akan mengadakan ujian mandiri, terutama jika dengan dua seleksi sebelumnya jumlah kuota sudah terpenuhi. Salah satu PTN ternama yang sudah pasti tidak akan menggelar ujian mandiri adalah Institut Teknologi Bandung (ITB).(kompas.com)

Ujian Mandiri Diusulkan Jadi Ujian Tulis Bersama PTN

 http://img.okeinfo.net/content/2012/12/10/373/730166/k4ezL5eCkI.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Ujian mandiri yang menjadi kewenangan masing-masing perguruan tinggi negeri, diusulkan dapat dilakukan secara bersama-sama pada tahun 2013.
Ujian mandiri bersama ini, untuk menggantikan seleksi nasional ujian masuk perguruan tinggi negeri jalur tulis yang bakal dihapus.

"Tahun 2013 rencananya SNMPTN tulis dihapus, diganti SNMPTN undangan saja. Meski demikian, tetap ada keinginan untuk tetap memiliki ujian masuk PTN secara tertulis, yang sifatnya bersama-sama dengan mengalihkan ujian mandiri jadi ujian tulis bersama," kata Akhmaloka, Ketua Bidang Penerimaan Mahasiswa Baru Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia, yang dihubungi dari Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan dukungan Komisi X DPR, akan membebaskan biaya pendaftaran SNMPTN mulai tahun 2013. Namun, pemerintah menghendaki adanya SNMPTN undangan saja, yang selama ini dikenal sebagai jalur untuk siswa berprestasi di SMA/SMK sederajat pada tahun 2013.

Adapun ujian mandiri dikelola tiap PTN lewat berbagai jalur, dengan kuota maksimal 40 persen. Ada yang dilaksanakan tanpa tes, ada juga yang melalui tes tertulis. Dalam ujian mandiri, peserta tidak bisa memilih PTN lintas daerah, kecuali ujian mandiri yang dilakukan gabungan beberapa PTN.
"Kami tidak ingin menyulitkan masyarakat, karena itu nanti akan tetap ada ujian tulis bersama. Apakah namanya tetap SNMPTN jalur tulis atau berubah, ini perlu dibahas lagi bersama-sama," ujar Akhmaloka yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB).

Tiap PTN bisa saja mengalihkan semuajalur mandiri ke ujian tulis bersama, bisa juga sebagian. "Tetapi ini masih perlu dibahas lagi di antara pimpinan PTN," ujar Akhmaloka.(kompas.com)

Ujian SNMPTN 2013 Tertulis Resmi Dihapus

 http://img.okeinfo.net/content/2012/12/10/373/730166/k4ezL5eCkI.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memantapkan hati untuk menghapus ujian tulis pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Tahun depan, SNMPTN akan digelar hanya melalui jalur undangan.

Ketua SNMPTN 2013 Akhmaloka memaparkan, pola jalur undangan yang diterapkan pada SNMPTN 2012 kini menjadi pola tunggal dalam SNMPTN 2013. "Seleksia akan dilakukan berdasarkan nilai rapor dan prestasi lainnya, serta mempertimbangkan nilai ujian nasional (UN). Kemendikbud belum berpikir untuk mengubah pola UN," kata Akhmaloka dalam acara Launching SNMPTN 2013 di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2012) malam.

Dalam acara yang diikuti pimpinan PTN seluruh Indonesia ini, Rektor Institut Teknologi Banduing (ITB) itu merinci, ada 61 PTN di seluruh Indonesia yang turut serta dalam SNMPTN 2013. Selain itu, kemungkinan besar UIN Wali Songo, Semarang dan Universitas Terbuka juga akan bergabung dalam SNMPTN 2013. 

"Diperkirakan 1,5 juta siswa SMA/sederajat akan mengikuti SNMPTN 2013," imbuhnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh menyatakan, pola seperti ini sebenarnya memberikan kemudahan bagi lulusan SMA/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Selain itu, implementasi kebijakan integrasi UN dengan SNMPTN secara tidak langsung memberi pengakuan dari "kakak", dalam hal ini PTN, kepada "adik", yakni SMA/sederajat.

"Jangan sampai tidak ada pengakuan akademik ini, kesannya ada semacam diskonektivitas antara jenjang yang di bawah dengan di atasnya," kata Nuh.

Berdasarkan jadwal yang disusun panitia SNMPTN 2013 dengan Kemendikbud, seleksi akan dilakukan pada 9 Maret hingga 27 Mei 2013. Hasil seleksi akan diumumkan pada 28 Mei 2013.(okezone.com)

Tips dan Trik Persiapan SNMPTN

SUPERIOR QUANTUM - Tahu ga kalo setiap tahun banyak Pelajar yang gagal di SNMPTN. Adik2 pelu tahu, banyak yang ga lulus SNMPTN bukan karena mereka ga pintar, tapi karena mereka menyepelekan hal-hal kecil yang ternyata jadi faktor penentu kelulusannya. Nyesek kan kalo km ga lulus SPMB padahal semua soalnya bisa dijawab dengan benar, tapi kamu lupa tanda tangan kehadiran?
Saya ingin share pengalaman Saya dan beberapa teman Saya dahulu di SPMB (nama test sblm SNMPTN). Mungkin ada beberapa hal yang berbeda dari SPMB dan SNMPTN, tapi masih bisa adik2 sesuaikan untuk persiapan tiap tahunnya.

  1. Sadari kemampuan Adik2 saat ini. Biasanya di akhir kelas 2 SMA atau saat memasuki kelas 3. Ada beberapa Bimbel yang melangsungkan simulasi SNMPTN. ikuti saja meskipun ada bagian pelajaran yang mungkin Adik2 belum pelajari. Dari sini, adik2 akan tahu berapa kemampuan yang dipunyai saat ini. Biasanya Bimbel akan memberikan hasil berupa Passing Grade (GO, SSC, dll) atau Nilai Nasional (NF SQ dll) sebagai patokan berapa nilai yang adik2 dapat. Saya secara pribadi lebih menyukai Passing Grade karena penilaiannya lebih statis, tidak berpatokan pada perhitungan nilai orang lain. Ya meskipun ada pendapat yang bilang Nilai Nasional lebih valid dan Passing Grade. Hal ini tidak perlu terlalu dipusingkan, pilih saja salah satu sebagai patokan.
  2. Belajarlah sedini mungkin. SNMPTN bukanlah tes yang bisa dipersiapkan dalam sehari. Adik-adik haruslah meluangkan waktu sebanyak dan sedini mungkin untuk 2 hari spesial tersebut. Banyak teman-teman Saya yang dulu berleha-leha saat di semester ganjil kelas 3 SMA. Tetapi saat masuk ke semester genap, mereka panik karena waktu nya tidak cukup. jadi sebisa mungkin mulailah belajar saat adik2 naik ke kelas 3 SMA.
  3. Belajar dan yang paling sulit. Maksudnya di sini bukanlah belajar dari Matematika IPA atau Fisika, tapi belajarlah dari dari mata pelajaran yang adik2 rasa paling sulit. Tanyakan pada diri sendiri, pelajaran apa yang adik2 anggap paling sulit. Misalnya kayak Saya dulu adalah biologi dan bahasa indonesia. Berikan waktu 2 bulan untuk belajar di pelajaran itu saja. Untuk sementara waktu, lupakan pelajaran lain.
  4. Beri standar yang lebih tinggi dari yang ingin dicapai. Apa jurusan yang adik2 minati?jangan jadikan standar jurusan itu sebagai batasan. Pilihlah jurusan yang punya patokan nilai lebih tinggi. Tapi kalo pilihannya udah yang paling mentok di atas, ya udah, belajar sekuatnya aja sekarang, hehehe. Saya akan beri contoh. Dulu Saya ingin masuk ke Teknik Informatika ITB (IF). Passing Grade nya di 2005 kalo ga salah 63. Maka kalo try out SPMB dulu, yang saya masukan di pilihan jurusan adalah Teknik Kimia ITB (66) dan Teknik Informatika (63). Jadi seandainya Saya gagal pilihan 1 try out, Saya masih bisa ngecek di pilihan 2. Ini hanya berlaku buat try out ya, kalo udah daftar SNMPTN beneran, isi sesuai jurusan yang kalian minati.
  5. Hati-hati dengan hal sepele. Saat adik2 mendaftar SNMPTN. Pastikan semuanya dipersiapkan dengan baik. Perhatikan kertas LJK yang kalian terima, jangan terlipat, rusak atau sobek. Isi dengan benar. LJK jangan sampai kotor. doble cek jurusan yang ditulis jangan sampai salah. Minta bantuan teman atau saudara untuk mengecek form pendaftaran kalian. Pastikan semuanya baik dan benas. Jangan sampai kalian gagal di SNMPTN hanya karena salah tanda tangan tau lembaran LJK kalian tidak terbaca komputer. Pasti nyesek.
  6. Bawa alat-alat yang lengkap. jangan lupa bawa pensil 2B cadangan saat SPMB. peraut pensil, penghapus yang berkualitas dan tisu. maksudnya bawa tisu di sini buat ngelap keringet. Kalo sampe keringet netes di LJK kalian. wassalam.. Jadi berhati-hati ya. hati-hati tapi jangan paranoid jg.
Nah, itu Tips yang bisa Saya sharing saat ini. Silahkan adik2 pelajari dan aplikasikan jika sesuai dengan masalah yang dihadapi.
Kalo untuk menjawab soal SNMPTN. Saya ada sedikit trik yang Saya gunakan dulu di SPMB.

  1. Berdoa sebelum ujian.  Meskipun sesaat, berdoa penting. Insya Allah semuanya lancar kalo Tuhan mengijinkan.
  2. Kerjakan dari yang pendek. Maksudnya adalah kerjakan dari yang soalnya pendek dan ngga butuh mikir lama untuk menjawabnya. Saya sangat suka Matematika, tapi pelajaran itu justru yang terakhir Saya kerjakan. Soal yang Saya kerjakan di awal adalah TPU bagian non hitungan, kemudian Bahasa Inggris dari No terakhir (mulai dari no 25, 24, 23….sampai soal no 10). Bahasa Indonesia dari no terakhir lalu kerjakan sisanya. Kerjakan soal Matematika/hitungan  setelah itu agar adik2 tidak keburu stres di awal. Tinggalkan soal dengan Bacaan paragraf yang panjang di akhir, karena itu paling menyita waktu dan membosankan.
  3. Lakukan hal yang sama di hari kedua. Pada hari kedua SPMB, urutan pelajaran yang dulu saya kerjakan adalah Biologi, Matematika IPA, Kimia, Matematika IPA dan Fisika. Adik2 bisa menyesuaikan urutannya berdasarkan yang adik2 anggap akan paling cepat bisa dikerjakan.
  4. Tinggalkan soal yang sulit di akhir. Kalo ada soal yang susah dikerjakan, skip aja dl. Jangan sampai menghabiskan waktu di 1 soal yang kalo adik2 kerjakan belum tentu hasilnya benar.
  5. Salin jawaban ke LJK per 10 soal.  Jangan menulis jawaban ke LJK per satu soal, karena akan sangat menghabiskan waktu. Saya dulu mengerjakan 10 soal, lalu salin, kerjain lagi 10 soal, lalu salin. Begitu seterusnya sampai selesai. jumlah soal yang disalin bisa disesuaikan kebutuhan adik2, tapi jangan mengerjakan semua soal baru disalin ya, keburu waktu ujian abis dan adik2 jadi ga sempet nulis jawaban di LJK, kan sayang. Oh ya, satu lagi. Hati2 jangan sampai salah salin, misalnya soal 1 – 10, tapi soal soal no 3 belum kejawab. Jangan sampe salah isi jawaban no 4 ke  no 3 di LJK nya. bisa ancur semua.
Dari Kerja cerdas, Belajar keras dan memakai trik ini, dulu setelah SPMB (6 tahun lalu) Saya bisa mendapat skor 69 si SMPB berdasarkan review SPMB di Bimbel. Lebih dari cukup untuk masuk ITB. Rada pamer ya, hahaha. Tapi maksud Saya adalah untuk memotivasi adik2 dan share, butuh persiapan matang untuk mendapatkan hal yang diinginkan. Ga ada mimpi besar yang bisa didapatkan instan. Semuanya butuh kerja kerja dan konsitensi.
Sekarang ayo belajar, jangan cuma pengen, pengen dan pengen. Tapi kerja, kerja dan kerja!

Tahun 2013, Masuk PTN 90% Lewat Undangan

SUPERIOR QUANTUM - Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) secara nasional mulai tahun 2013 diutamakan lewat jalur undangan. Sebanyak 90 persen kursi di PTN diperbeutkan lewat seleksi nasional jalur undangan yang terbuka bagi semua siswa kelas 3 di jenjang pendidikan menenga.

"Untuk tahun depan, penerimaan mahasiswa baru yang seleksi nasional mencapai 90 persen. Kuota itu ditujukan untuk siswa yang berada di kelas tiga SMA/SMK atau sederajat pada tahun 2013. Adapun siswa yang lulus tahun lalu bisa ikut lewat ujian tulis yang jatahnya 10 persen," kata Idrus Paturusi, Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, Senin (10/9/2012).

Menurut Idrus yang juga Rektor Universitas Hasanuddin, Makassar, pada awalnya penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) hendak diubah seluruhnya lewat jalur undangan saja. Penerimaan mahasiswa baru dengan mempertimbangkan nilai raport selama belajar di pendidikan menengah dan nilai ujian nasional (UN).

"Namun, ada masukan supaya tetap ada kesempatan bagi lulusan tahun lalu yang mau ikut ujian lagi. Mereka bisa lewat ujian tulis yang diselenggarakan tiap PTN," ujar Idrus.

Bobot UN
Dengan berubahnya sebagian besar penerimaan mahasiswa baru PTN lewat jalur undangan, pendaftaran menjadi terbuka buat semua siswa kelas 3 di jenjang pendidikan menengah. Sebelumnya, seleksi nasional lewat jalur undangan dikhususkan bagi siswa berprestasi yang direkomendasikan tiap sekolah, yang jumlahnya bergantung pada akreditasi sekolah.

Selain pendaftaran terbuka bagi semua siswa, biaya pendaftaran pun ditanggung pemerintah. Perubahan ini sejalan dengan ketentuan pada pasal 73 ayat 1 dan 2 Undang-undang No 12 Tahun 2012 Tentang 


Pendidikan Tinggi
Pada pasal itu disebutkan bahwa penerimaan mahasiwa baru PTN dapat lewat pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional dan bentuk lain. Pemerintah menanggung biaya calon mahasiswa yang akan mengikuti pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan beban masyarakat untuk pendaftaran ujian masuk PTN selama ini cukup tinggi. Selain itu, di tingkat akhir siswa SMA/SMK juga menjadi stress karena dibebani UN dan berbagai tes masuk ke PT.

"Pemerintah memikirkan supaya ada satu cara penerimaan yang bisa berlaku untuk semuanya. Biaya pendafataran yang ditanggung masyarakat akan ditanggung pemerintah," kata Nuh.(kompas.com)

Tahun 2013 Biaya Seleksi Masuk PTN Gratis

SUPERIOR QUANTUM - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Djoko Santoso, menegaskan bahwa seluruh biaya masuk perguruan tinggi negeri (PTN) akan ditanggung oleh pemerintah mulai tahun 2013. Dengan demikian, semua siswa memiliki hak untuk ikut serta pada seleksi masuk PTN secara gratis.

"Apapun namanya, undangan atau tertulis, semua lulusan jenjang SMA boleh mendaftar langsung dan gratis," kata Djoko saat ditemui Kompas.com, di Balairung kampus UI, Depok, Rabu (12/9/2012).

Kemendikbud telah berencana sejak lama bahwa seleksi masuk PTN akan digelar dengan gratis untuk mengurangi beban masyarakat terkait biaya pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) yang mencapai Rp 150.000 per siswa. Pemerintah siap menggelontorkan anggaran sekitar Rp 300 juta untuk memenuhi rencana tersebut.

Namun demikian, Djoko mengatakan bahwa Majelis Rektor PTN masih merumuskan mekanisme penerimaan mahasiswa di PTN, twrmasuk mengenai bobot nilai yang akan digunakan, antara nilai rapor dan hasil Ujian Nasional (UN). Seleksi masuk PTN dibagi ke beberapa jalur, undangan, tertulis, dan seleksi mandiri di masing-masing perguruan tinggi. Khusus untuk jalur undangan, proporsi siswa yang direkomendasikan oleh sekolah ditentukan oleh akreditasi sekolah tersebut.

Djoko berharap, kebijakan ini akan membuka akses masuk ke PTN makin lebar dan berkeadilan karena memperkecil kemungkinan adanya siswa yang gagal mengikuti SNMPTN karena alasan tak memiliki biaya mendaftar.(kompas.com)

SNMPTN Wajib Tampung Mahasiswa Miskin

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/13/1109159620X310.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Anggota Komisi X DPR Rohmani menegaskan bahwa Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) wajib menampung calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Selama ini, menurutnya, ujian masuk PTN masih tertutup bagi rakyat miskin.

"Ujian masuk PTN belum transparan dan tertutup bagi rakyat miskin", kata Rohmani, Jumat (22/6/2012), di Jakarta.

Ia mengkhawatirkan, penyelenggaraan SNMPTN tahun ini akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Penyelenggaraan SNMPTN dinilai Rohmani tidak dilakukan secara transparan dan hanya mengedepankan sisi komersial dibandingkan nilai intelektualitas. Selain itu, ujian masuk bagi calon mahasiswa baru juga belum terkoneksi dengan baik. Akibatnya, lanjut Rohmani, SNMPTN dijadikan kesempatan oleh perguruan tinggi untuk menjalankan ujian mandiri yang belum jelas standarisasinya.

"Pemerintah, PTN dan Komisi X DPR RI perlu rembuk bareng untuk memikirkan konsep terbaik tentang prosedur penerimaan mahasiswa baru. Jangan pemerintah dan PTN jalan sendiri-sendiri," katanya.

Rohmani menambahkan, ia menyambut baik penyelenggaraan ujian mandiri bersama yang akan diselenggarakan pada tahun 2013. Dengan syarat dijalankan secara tertib, terbuka dan adil.

"Ujian mandiri harus kita dukung selama memberi jalan terang bagi calon mahasiswa yang tidak mampu tapi punya prestasi," katanya.

Seperti diberitakan, PTN mendukung ujian mandiri bersama yang direncanakan akan dimulai pada tahun 2013. Kebijakan itu untuk mengantisipasi penghapusan seleksi nasional mahasiswa PTN melalui jalur tertulis.(kompas.com)

SNMPTN 2012 Gunakan 4 Kode Soal

http://img.okezone.com/content/2012/06/04/373/640710/FfkgxxjhQH.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Jalur Ujian Tertulis 2012 semakin diperketat panitia dengan menggunakan empat kode soal berbeda. Pola ini ditargetkan mampu meminimalisasi praktik perjokian dan segala bentuk kecurangan lainnya.

Menurut Ketua Panitia Lokal (Panlok) 23 SNMPTN 2012 Zulkifli Dahlan, dalam sosialisasi SNMPTN di Jakarta, belum lama, perbedaan mendasar ujian tertulis SNMPTN 2012 hanya terletak pada jumlah kode soal, sedangkan sisanya cenderung sama dengan SNMPTN yang diselenggarakan pada 2011. "Bedanya hanya itu, kalau tahun lalu kode soal peserta hanya dua, sekarang dibuat jadi empat oleh panitia. Jadi tesnya memang lebih ketat," ujarnya.

Upaya ini, lanjut Zulkifli, mencegah terjadinya aksi saling contek peserta hingga perjokian. Dengan sistem seperti ini, ditargetkan peserta yang lulus memang benar-benar memiliki kemampuan akademik yang berkualitas. Zulkifli mengaku, pihaknya sudah menyosialisasikan informasi ini kepada calon peserta di tiap-tiap kabupaten dan kota yang tersebar di Sumatera Selatan. "Dengan pola baru ini, segala bentuk kecurangan mudah-mudahan tidak terjadi lagi, karena soalnya lain-lain. Soal seperti ini akan berlaku bagi semua peserta ujian tertulis SNMPTN, baik itu IPA, IPS, maupun IPC," katanya.

Adanya perbedaan ini, menurut Zulkifli, harusnya juga jadi peringatan bagi peserta tes tertulis SNMPTN 2012. Karena dengan bertambahnya jumlah paket soal tersebut otomatis akan membuat perubahan pada ketentuan mengisi Lembar Jawaban Komputer (LJK). Sehingga, tiap peserta diimbau lebih hati-hati dan teliti saat akan mengisi LJK dan mencantumkan kode soal yang didapat.

Bukan hanya untuk peserta, perubahan ini juga sudah disosialisasikan ke ribuan pengawas yang akan terlibat dalam SNMPTN 2012, sehingga panitia akan lebih paham mengenai tata cara pembagian empat bentuk soal yang berbeda. Diharapkan pada penyelenggaraannya nanti, pembagian bentuk soal yang berbeda ini tidak menjadi kendala kelancaran proses ujian SNMPTN. "Nah, karena kodenya banyak peserta juga harus lebih teliti. Jangan sampai salah menuliskan kode. Ini yang paling penting diperhatikan juga," tukasnya.

Sementara itu, salah seorang siswa SMU Muhammadiyah 1 Palembang Desty mengaku, baru mengetahui perubahan pola soal tersebut. Walaupun sempat khawatir, dia menilai pola tersebut sangat baik diterapkan, karena ujian tertulis diharapkan menjadi benar-benar adil. "Baru tahu sih. Tapi baguslah jadi yang benar-benar pintar pasti bisa lolos karena enggak bisa contek-contekan. Lebih adil jadinya," katanya.(okezone.com)

Pendaftar SNMPTN agar Cermat dan Tak Tergesa-gesa

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/08/0941294620X310.JPG
SUPERIOR QUANTUM - Calon peserta seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri diminta cermat dalam mengisi formulir saat mendaftar secara online. Ketidakcermatan dan tergesa-gesa mengisi formulir bisa menyebabkan kekeliruan sehingga peserta harus mengulang pengisian dan membayar.

Konsekuensi kekeliruan, calon peserta membayar kembali biaya pendaftaran untuk mendapatkan nomor identifikasi (PIN) dan kartu akses pembayaran.

”Kasihan kalau siswa berasal dari keluarga kurang mampu, harus mengeluarkan uang lagi untuk mendaftar. Kalau sudah klik kirim, tidak bisa diperbaiki lagi,” kata Koordinator Humas Panitia SNMPTN Ravik Karsidi, yang juga Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin (14/5).

Untuk itu, guru dan sekolah diharapkan memberi bimbingan kepada siswanya agar berhati-hati mengisi formulir pendaftaran SNMPTN.

Kesalahan seperti ini, menurut Ravik, terhitung banyak terjadi. Tahun lalu, ditemukan sekitar 1.500 kasus dan menyebabkan muncul nomor ganda, yakni peserta dengan data diri sama mempunyai nomor peserta lebih dari satu.

Kasus semacam ini juga dinilai bisa membuka peluang perjokian. ”Sebagai antisipasi, 15-30 menit sebelum ujian dimulai, pengawas mencocokkan peserta dengan identitas pada kartu ujian,” kata Ravik.

Empat hari terakhir, sejak pendaftaran dibuka tanggal 10 Mei 2012, jumlah pendaftar SNMPTN untuk jalur ujian tertulis 68.336 orang. Bagi pendaftar dari Indonesia timur, pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk mempermudah pembayaran pendaftaran dan akses internet.

”Untuk daerah yang tidak ada, cabang Bank Mandiri bisa membayar lewat kantor pos. Begitu pula dengan akses internet, kantor pos berjanji membantu bagi yang kesulitan,” kata Ravik.

Jangan menunda

Panitia memperkirakan jumlah pendaftar akan meledak pada akhir pendaftaran yang akan ditutup 31 Mei mendatang. Ketua Panitia Lokal 44 UNS Sutarno berharap peserta mengirimkan formulir pendaftaran pada masa awal pendaftaran karena koneksi masih sangat lancar.

”Panitia juga terbantu karena tidak harus menyiapkan ruangan yang banyak. Kalau semua data terkumpul pada akhir, panitia bisa kewalahan meski ini tugas tahunan. Antisipasinya adalah kami menambah sepuluh persen ruang dari tahun lalu,” ujarnya.(EKI).(kompas.com)

SNMPTN 2012 Tampung 120.000 Mahasiswa

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/08/0941294620X310.JPG
SUPERIOR QUANTUM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya menetapkan kuota penerimaan mahasiswa baru di seluruh perguruan tinggi negeri tahun ini sebanyak 120.000 kursi. Calon mahasiswa yang diterima akan ditentukan melalui jalur undangan dan setelah mengikuti ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang akan digelar secara serentak pada 12-13 Juni 2012.

Ketua Panitia SNMPTN 2012, Akhmaloka, mengatakan bahwa kuota 120.000 kursi penerimaan di seluruh PTN meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 118.233 kursi. "Semua ditentukan setelah ujian SNMPTN. Kenaikan kuota ini karena ada PTN baru dan beberapa PTN yang membuka program studi baru," kata Akhmaloka, Rabu (9/5/2012) di Gedung Kemendikbud, Jakarta.

Rektor ITB ini mengatakan, biaya SNMPTN jalur ujian tulis tahun ini ditetapkan sebesar Rp 150.000 untuk peserta kelompok IPS atau IPA. Adapun untuk peserta kelompok IPC (IPA dan IPS), biayanya sebesar Rp 175.000.

Bagi peserta yang memilih program studi dengan syarat mengikuti ujian keterampilan, selain membayar biaya ujian di atas, juga diwajibkan membayar biaya ujian keterampilan. "Biaya untuk setiap jenis keterampilan sebesar Rp 150.000 per calon peserta," ujar Akhmaloka.

Sebagai informasi, pendaftaran SNMPTN jalur ujian tulis dilakukan secara online melalui laman ujian.snmptn.ac.id. Seluruh hasilnya akan diumumkan pada Juli mendatang.(kompas.com)

2013, SNMPTN Gratis!

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/14/0824193620X310.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Pada tahun 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana menggratiskan biaya seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso mengatakan, saat ini Kemdikbud tengah menghitung dana yang diperlukan untuk menerapkan SNMPTN gratis.

Tahun 2011, pemerintah mengalokasikan Rp 30 miliar untuk menyelenggarakan SNMPTN. Besaran dana itu mampu menutupi biaya operasional SNMPTN jalur undangan dan ujian tulis sekitar 35 persen.

Rencana ini, jelas Djoko, sejalan dengan akan dihapuskannya SNMPTN jalur ujian tertulis. Menurutnya, dengan hanya membuka jalur undangan dalam penerimaan mahasiswa baru di PTN, beban penyelenggaraan SNMPTN lebih ringan karena tidak perlu lagi mencetak naskah untuk ujian tulis.

"Semua menjadi lebih hemat karena tidak ada biaya cetak. SNMPTN akan gratis karena pemerintah yang membayarnya," kata Djoko, Selasa (13/3/2012), di Gedung Kemdikbud, Jakarta.

Selama ini, peserta SNMPTN memang dikenai biaya pendaftaran yang nilainya berbeda setiap tahunnya. Pada 2012, setiap peserta jalur undangan dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp 175.000. Adapun untuk jalur ujian tulis setiap peserta dikenai biaya Rp 150.000 untuk kelompok IPS dan Rp 175.000 untuk kelompok IPC (IPA dan IPS).

Di luar itu, terdapat juga ujian keterampilan sebesar Rp 150.000 untuk setiap peserta yang dibayarkan saat peserta mengikuti ujian keterampilan di PTN penyelenggara.(kompas.com)

SNMPTN, Masih Saja Ada Joki

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/01/07/1010258620X310.JPG
SUPERIOR QUANTUM - Ketua panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2011 Herry Suhardiyanto membenarkan telah terjadi sejumlah kecurangan dalam pelaksanaan ujian tulis SNMPTN 2011. Panitia menemukan 14 kasus. Sebanyak 12 kasus adalah dugaan kebocoran soal ditemukan di Makassar. Sementara, dua kasus lain yang ditemukan di Bogor dan Banda Aceh adalah praktik pejokian.

"Dengan 12 kasus, Makassar adalah yang paling serius. Besok saya akan tinjau langsung untuk mendalaminya," kata Herry kepada Kompas.com, Rabu (1/6/2011), melalui telepon.

Di Makasssar, sambung Herry, 12 peserta tertangkap oleh panitia lokal (panlok), "Membawa handphone dua orang, dalam HP tersebut ada kode jawaban. Kemudian 10 orang lainnya membawa catatan berisi jawaban," ujarnya.

Herry menjelaskan, saat ini mereka (para pelaku yang tertangkap) sudah dimintai keterangan dan kasusnya sedang didalami, "Jika ada kecocokan antara kode jawaban dengan hasil ujian, berarti ada kebocoran soal. Jika tidak cocok bentuknya adalah penipuan. "Tapi sama-sama kejahatan," katanya.

Sementara, praktik perjokian ditemukan di Banda Aceh dan Bogor. Modusnya sama, ada peserta yang kedapatan tengah mengerjakan soal orang lain. "Dia mengerjakan soal orang lain, yang diduga sebagai joki adalah mahasiswa dari Universitas Syahwala," terangnya. "Kasus di Bogor itu terjadi pada hari pertama, tapi didiamkan oleh panlok dan hari kedua dia tidak hadir. Sisanya akan kami dalami lagi," pungkasnya

Dihubungi terpisah, Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Jasional (Dikti Kemdiknas) Djoko Santoso mengatakan, temuan praktik perjokian merupakan bukti bahwa indikator sistem pengawasan SNMPTN berjalan dengan baik. "Jika pengawasannya lemah, tidak mungkin ketahuan," kata Djoko.

Ia berpendapat, persoalan joki ini bisa diatasi oleh setiap perguruan tinggi. Dia mengatakan, kampus sudah memiliki aturan baku untuk mengatasi mahasiswanya yang terlibat praktik perjokian. Sebaliknya, kampus yang masih menoleransi mahasiswanya yang tertangkap menjadi joki, ia sebut kampus yang tidak keren. "Kampus yang keren itu langsung memecat mahasiswa yang jadi joki," ujarnya lagi.

Peserta SNMPTN Jangan Lupakan Info Ini

http://i.okezone.com/content/2011/05/27/373/461678/Vj8YcGi8WP.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Masalah teknis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) seringkali dilupakan peserta ujian tulis/praktik SNMPTN. Masalah ini akan mengganggu pelaksanaan peserta saat ujian.

Sekretaris Eksekutif I Panitia Pelaksanaan SNMPTN 2011 Panlok Bandung Asep Gana Suganda menjelaskan, ada beberapa hal teknis yang tidak boleh dilupakan peserta SNMPTN. Peserta yang sudah selesai melakukan pendaftaran online akan mendapat kartu Tanda Bukti Pendaftaran. Kartu ini tidak boleh hilang, karena wajib dibawa peserta ketika pelaksanaan ujian ujian tulis/keterampilan. Mengenai pencetakan kartu kartu Tanda Bukti Pendaftaran, tidak ada ketentuan jenis dan ukuran kertas yang digunakan untuk mencetak kartu.

"Yang penting foto dan tulisan dapat terlihat jelas," kata Asep seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (27/5/2011).

Asep memaparkan, pada kartu tersebut tercantum nomor peserta, nama peserta, jadwal pelaksanaan ujian, perlengkapan yang harus dibawa pada saat ujian tulis, alamat peserta pada saat mengikuti ujian, perlengkapan yang harus dibawa pada saat mengikuti ujian (berikut nomor telepon dan ditulis tangan), pilihan program studi, lokasi ujian, serta kalimat pernyataan yang harus dibubuhi tanda tangan peserta.

Satu hari sebelum pelaksanaan ujian, peserta disarankan mengecek lokasi ujian. Ujian tulis SNMPTN akan mulai dilakukan Selasa 31 Mei 2011. "Calon peserta SNMPTN jalur ujian tulis/keterampilan perlu melakukan pengecekan lokasi dan ruang ujian satu hari sebelumnya," Asep mengimbuhkan.

Pengecekan diperlukan terutama bagi peserta yang berasal dari luar kota. Ini untuk mengukur waktu yang dibutuhkan untuk menjangkau lokasi ujian dari tempat tinggal.

Asep mengingatkan, jika peserta menemui kesulitan, peserta dapat mengunjungi helpdesk Panlok Bandung SNMPTN 2011 di Kampus ITB Jalan Ganesha No 10 Gedung Rotunda (Gedung Kaca Bundar) atau menghubungi call Center SNMPTN 2011 di nomor 08041450450 atau website www.snmptn.ac.id.

"Sekretariat Panlok akan ada di Gedung Rotunda hingga Sabtu 28 Mei 2011. Mulai Senin 30 Mei 2011, sekretariat Panlok akan berada di Gedung Labtek V Kampus ITB Jalan Ganesha No 10 Bandung," ujarnya.

500 Lebih Ribu Siswa Siap Ikuti SNMPTN

http://i.okezone.com/content/2011/05/29/373/462213/oS9FmtOT1u.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Peserta ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 tahun ini mencapai lebih dari 500 ribu orang.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Djoko Santoso memaparkan, pendaftar ujian tulis SNMPTN 2011 mencapai 540.928 orang.

"Secara keseluruhan ada 551.117 siswa membeli PIN, namun tidak semua menggunakan PIN tersebut untuk mendaftar. Ada selisih 10.189 orang," kata Djoko kepada wartawan di Gedung Kemendiknas, Minggu (29/5/2011).

Berdasarkan kelompok ujian, jumlah peserta SNMPTN kelompok IPA 179.340 orang. Pada kelompok ujian IPS ada 196.469 peserta, dan 165.199 peserta mengikuti ujian kelompok IPC.

Siang ini Djoko didampingi Ketua SNMPTN Herry Suhardiyanto, Ketua Majelis Rektor PTN Musliar Kasim, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab, dan Pembantu Rektor I Institut Pertanian Bogor (IPB) Yonny Koesmaryono.

Ujian tulis SNMPTN digelar secara serentak pada 31 Mei dan 1 Juni 2011. Sementara ujian praktik pada 3 dan 4 Juni 2011.

Dua Siswa Tunanetra Ikut Ujian SNMPTN

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/07/31/1705596620X310.JPG
SUPERIOR QUANTUM - Ujian tertulis seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, 31 Mei-1 Juni 2011, akan diikuti dua peserta tuna netra.

"Oleh karena itu, kami telah menyiapkan dua ruang khusus untuk pelaksanaan ujian bagi mereka. Setiap peserta akan didampingi tiga petugas," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Unsoed Purwokerto, Endang Istanti, di Purwokerto, Minggu (29/5/2011).

Ia mengatakan, ruang khusus peserta tuna netra tersebut disiapkan di Kantor Dharma Wanita Unsoed dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMPN) 9 Purwokerto.

Selain tuna netra, katanya, SNMPTN Unsoed juga akan diikuti 16 peserta buta warna. Ia mengatakan, peserta SMPTN yang buta warna itu akan mengikuti ujian di sejumlah lokasi berbeda, antara lain Fakultas Peternakan, Fakuktas Pertanian, Fakultas Biologi, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bakti Purwokerto.

Ketua Pelaksana Panlok 41 Unsoed, Satrijo Widi Purbojo, mengatakan, ujian tertulis SNMPTN di Unsoed akan diikuti sebanyak 7.715 peserta. Jumlah tersebut terdiri atas kelompok IPA sebanyak 2.752 orang, IPS sebanyak 3.228 orang, dan IPC sebanyak 1.735 orang.

Panitia telah menyiapkan 30 lokasi ujian, baik di lingkungan Unsoed maupun sejumlah sekolah di Purwokerto. "Kami memberdayakan seluruh ruangan yang ada, termasuk ruang pertemuan atau aula," katanya.

Kursi SNMPTN Jalur Ujian Tertulis Ditambah

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/11/03/1347503620X310.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Kabar gembira bagi para siswa jenjang SMA/MA/SMK/MAK yang akan mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Selain jalur undangan yang mulai diberlakukan pada tahun ini, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) juga menambah jumlah kursi untuk peserta jalur undangan dan jalur ujian tertulis.

Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com, dengan calon peserta SNMPTN 2011 mencapai 233.000, pemerintah menyediakan sedikitnya 108.535 kursi untuk peserta jalur undangan dan jalur ujian tertulis. Jumlah itu naik dibandingkan dengan tahun lalu yang menyediakan 105.000 kursi untuk seluruh peserta SNMPTN. Kenaikan tersebut disebabkan adanya penambahan pada fakultas dan perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Saat ini peserta yang lolos SNMPTN dapat memilih fakutas yang diminati dari 60 PTN di seluruh Indonesia. Peserta jalur ujian tertulis akan dikelompokkan menjadi tiga kelompok, IPA, IPS, dan IPC (campuran IPA dan IPS). Dengan biaya ujian tertulis sebesar Rp150.000 untuk kelompok IPA dan IPS serta Rp 175.000 untuk kelompok IPC, setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian tanpa harus sesuai dengan jurusan di sekolah terdahulu.

Para calon peserta SNMPTN tertulis dapat mendaftar secara online dengan mengakses http://www.ujian.snmptn.ac.id. Pendaftaran dilakukan melalui dua tahapan. Tahapan pertama bagi pendaftar lulusan 2009 dan 2010 dimulai dari 2 Mei hingga 10 Mei 2011 dan tahap kedua untuk pendaftar lulusan tahun 2011 dimulai dari tanggal 11 Mei hingga 25 Mei 2011.

Mengenai mekanisme pembayarannya, calon peserta SNMPTN jalur ujian tertulis dapat melakukan pembayaran melalui Bank Mandiri (loket, ATM, internet banking, SMS banking) dengan waktu pembayaran untuk lulusan tahun 2009/2010 mulai tanggal 2 sampai dengan 9 Mei dan untuk calon peserta yang lulus tahun ini dapat membayar mulai 2 hingga 24 Mei 2011.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pendaftar SNMPTN 2011 agar mengirimkan foto resmi ukuran 4 x 6 Cm format JPG atau PNG dengan ukuran maksimum 100 KB. Selain itu, laman resmi SNMPTN 2011 aktif selama 24 jam, disarankan agar para pendaftar mengakses laman tersebut di luar jam sibuk (pagi/malam hari).

Para pendaftar dapat memperoleh informasi umum mengenai SNMPTN dengan mengakses laman http://www.snmptn.ac.id atau melalui HALO SNMPTN 2011 (call center) 0804-1-450-450 selama 24 jam setiap hari.

Jangan Lupa Daftar SNMPTN 2011

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/02/10/1711113620X310.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Bagi calon mahasiswa yang sudah mengincar perguruan tinggi idamannya, pendaftaran bakal resmi dibuka 2 Mei 2011 dan ditutup 24 Mei 2011. Pendaftaran ini dibuka bagi calon peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui jalur tulis maupun keterampilan.

Hal tersebut diutarakan Sekretaris Eksekutif I Panitia Pelaksana SNMPTN 2011 Panitia Lokal Bandung, Asep Gana Suganda, di Bandung, Rabu (27/4/2011). Pendaftaran SNMPTN 2011 untuk jalur undangan yang sudah dibuka 1 Februari telah berakhir pada 15 Maret 2011.

SNMPTN diikuti 60 perguruan tinggi pemerintah, meningkat dari 57 perguruan tinggi pada tahun sebelumnya. Asep Gana menjelaskan, setiap calon peserta SNMPTN harus mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan tes dengan menyiapkan nomor kartu identitas sebelum membeli PIN pendaftaran, mengetahui kode panitia lokal sebelum membeli PIN Pendaftaran, simak website SNMPTN, dan melengkapi persyaratan umum peserta ujian.

"Pas foto pun harus sesuai ketentuan yakni 80 persen tampak wajah dengan pose formal berukuran 4x6 cm dengan ukuran file 100 kilobiet serta berwarna," kata Asep Gana.

Jadwal pembelian PIN dan pengisian borang pendaftaran online bisa dilakukan di laman www.snmptn.ac.id, dengan jadwal:

-Lulusan UN/Setara tahun 2009 dan 2010 pada tanggal 2-9 Mei 2011 -Lulusan UN/peserta UN tahun 2011 pada tanggal 2-24 Mei 2011 -Lulusan UN/Setara tahun 2009 dan 2010 pada tanggal 2-10 Mei -Lulusan UN/Peserta UN Tahun 2011 pada tanggal 2-25 Mei 2011
 
Copyright © 2013 - Guru Les Privat SD SMP SMA Alumni UAN SBMPTN SIMAK UI - Les Privat Salemba. All right reserved